Harga Bitcoin Ngamuk

Pada tanggal 23 April 2019 selang 7 hari pasca pesta demokrasi yaitu pemilu 2019 pasar crypto mengalami kenaikan yang signifikan akan tetapi tidak semua mata uang crypto mengalami kenaikan.

iamge by cointelegraph

kenaikan ini hanya berlaku untuk beberapa mata uang crypto saja salah satunya Bitcoin, harga Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan dan menyentuh level tertinggi di atas $ 5.500 atau setara Rp.78,468,650.

Harga yang fantastis mengingat harga awal Bitcoin ketika peluncuran ICO hanya sebesar antara Rp. 100 - 1000 dan sekarang fantastis sekali ya bahkan pernah sampai menyentuh harga Rp. 80,000,000.

Bersyukurlah kamu jika pernah membeli Bitcoin diawal perilisan dan bersabar lalu menjualnya di harga tinggi. Selamat anda Sultan. 

Oke lanjut, di sisi lain berbeda dengan mata uang digital lainnya yaitu binance coin (BNB) dan bitcoin SV (BSV) masing-masing turun sekitar 2,7% dan 1,2%.

Kenaikan harga dan penurunan harga ini bukan disebabkan atau dipengaruhi oleh pilpress 2018 atau karena pemilu 2019 atau isu server KPU diretas melainkan karena harga Emas mengalami bullish. Tren inilah yang membuat Bitcoin ngamuk. 

Lalu disusul oleh Ethereum (ETH), cryptocurrency terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, naik sebesar 2,3% dan diperdagangkan pada harga $ 175 atau dalam rupiah sebesar Rp.2,496,725 naik sekitar 7,6% selama 7 hari terakhir.

XRP, altcoin teratas kedua, melihat sebuah volatilitas rendah dan turun sekitar 0,1% menjadi $ 0,326.

Total kapitalisasi pasar mencapai $ 185 miliar untuk pertama kalinya pada tahun 2019. Pada saat pers, kapitalisasi pasar agak sedikit menurun menjadi $ 184 miliar turun sebesar $ 1 miliar, sementara volume perdagangan harian melonjak naik menjadi $ 50 miliar.

Berbeda halnya dengan token Storiqa (STQ) yang tidak mengalami perubahan harga token Storiqa berkutat pada harga Rp. 2. dan nahas nasib yang dialami token Sia Cash Coin (SCC) tak jauh berbeda token ini masih berada pada harga Rp. 1 dan tidak ada pergerakan pasar. 

Note : Artikel ini hanyalah opini semata dan bukan sebuah rujukan yang dapat digunakan menjadi referensi dalam berinvestasi. Kerugian dalam bentuk apapun, Kesalahan dan miss informasi bukanlah tanggung jawab saya. This is just my opinion.

Terimakasih telah berkunjung. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...